Cerita Blog Ku setelah Hampir Berusia 13 Tahun
Shalom!
Senang sekali bisa menulis lagi di blog ini dengan kategori Day To Day. Setelah hampir 4 tahun belakangan ini, saya fokus dan konsentrasi untuk menulis artikel teologi dan tulisan bernuansa renungan dan saat teduh. Apalagi sudah hampir 5 tahun blog ini tidak lagi saya gunakan untuk menuliskan cerita hati saya (curhat) seperti dahulu kala. Kalau saya ingat, sekitar 8 - 9 tahun yang lalu, blog ini saya pakai untuk menceritakan banyak hal tentang yang saya alami. Tujuannya waktu itu bukan agar orang lain tahu tentang hidup saya, melainkan menjadi sarana mewujudkan hobi saya dalam menulis. Saat itupun saya jarang membagikan postingan blog ini ke media sosial, apalagi memasukkan blog ini ke search engine Google agar terindeks. Haa..., itu jauh dari perkiraan saya.
Intinya, semua berjalan secara alami. Tanpa saya sadari, pengujung blog ini semakin lama semakin banyak. Bahkan sampai saat ini, laporan dari Google View yang saya terima, total pengunjung blog saya ini berjumlah kira-kira 20.000 - 28.000 view dalam satu bulan (hampir 1000/bulan). Dan ini sudah berlangsung sekitar 5 tahun belakangan ini. Puji Tuhan, saya bersyukur atas perkembangan blog ini. Dari yang semula hanya untuk mewujudkan hobi menulis, sampai menjadi "blog agak profesional sedikit".
Tidak sedikit pembaca yang mengirimkan email dan pesan whatsapp kepada saya, memberikan respon positif atas artikel yang mereka baca di sini. Banyak yang meninggalkan komentar manis di beberapa artikel, sebagai tanda bahwa mereka diberkati melalui blog ini. Bahkan sampai ada yang menghubungi saya, agar diajari cara membuat dan mengelola blog rohani seperti ini.
Sekitar tahun 2021 saya berkenalan dengan seorang blogger Kristen di Jakarta. Kami memiliki hobi yang sama dan visi yang sama dalam dunia literasi, khususnya blog. Sampai akhirnya saya menekuni dunia tulis menulis, dan tergabung dalam sebuah komunitas Literasi Teologi di Jakarta. Teman saya ini memberikan banyak saran kepada saya untuk mengembangkan blog ini agar lebih profesional lagi. Sampai akhirnya saya mengganti domain blog ini menjadi berakhiran dot com atau web id. Wah, pada saat itu saya merasa sudah berhasil memiliki sebuah blog yang keren dan berkembang menjadi sebuah website rohani. Artikel demi artikel mulai saya tulis secara konsisten dan rapi. Menulis dengan lebih serius, mengikuti kaidah umum dalam penulisan ilmiah. Sejak itu saya jarang menulis dengan gaya penulisan yang santai dan bersahaja.
Namun, berjalannya waktu... saya merasa blog ini seperti kehilangan visi yang semula! Saya sepertinya rindu dengan semua kenangan mula-mula pada saat blog ini saya buat, yakni menjadi tempat untuk menceritakan apa yang saya alami. Blog ini seperti kehilangan sifat personality nya! Inilah yang menyebabkan saya akhirnya kembali menulis artikel atau tulisan dengan kategori Day to Day.
Apalagi setelah meninggalkan Jakarta dan kini saya kembali lagi melayani di Kalimantan Barat, membuat saya sedikit bergeser dari dunia akademis ke dalam dunia Misi Penginjilan dan hidup bersosial di dalam suasana pedesaan. Membuat warna-warni kehidupan kami sekeluarga menjadi lebih menarik dan 'lebih banyak' kisah yang ingin dituliskan. Melayani jemaat demi jemaat dari Gereja lokal kami di Kalimantan Barat, menggerakkan misi penginjilan dari Sinode kami di Kalimantan Barat, bercengkrama dengan rekan-rekan hamba Tuhan yang berjuang demi Injil, merintis kebun dan peternakan sendiri, dan hidup bersosial di pedesaan. Semua ini menjadi cerita seru yang sangat indah jika digoreskan dalam sebuah tulisan.
Setelah 13 tahun blog ini ada, saya berharap masih bisa menulis dengan rutin dengan kategori Day To Day, minimal satu artikel setiap Minggu. Saya berharap akan kembali menuliskan kisah Saya dan Kami di dalam mengarungi bahtera pelayanan ini. Sebab, terlalu banyak kisah dan cerita yang bisa kita tuliskan tentang Pribadi Tuhan dan karya-Nya.
So, sampai bertemu di tulisan saya yang berikutnya. Dan tentunya, dengan gaya penulisan yang lebih santai dan personaly.
Sampai jumpa, Tuhan Yesus memberkati mu kawan!

Posting Komentar